Franchise Mixue: 7 Cara Daftar, Syarat dan Rincian Biaya

Waralaba Mixue semakin populer di Indonesia sebagai peluang bisnis yang menjanjikan di sektor minuman kekinian dan ice cream. Dengan konsep franchise Mixue, mitra bisnis dapat mengoperasikan gerai menggunakan merek ternama, sistem operasional teruji, serta standar kualitas produk yang konsisten dari pusat.

Model usaha ini memberikan keuntungan bagi investor karena tidak perlu membangun brand dari nol. Semua aspek mulai dari brand awareness, supply chain, hingga strategi pemasaran sudah dipersiapkan oleh manajemen Mixue, sehingga peluang sukses menjadi lebih besar.

Bagi calon mitra, memahami konsep franchise ini sangat penting agar bisa menilai potensi keuntungan. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai mekanisme franchise Mixue, biaya, keuntungan, hingga strategi pengelolaannya.

Rincian Biaya Membuka Franchise Mixue di Indonesia

Membuka gerai Mixue membutuhkan persiapan modal yang cukup besar. Calon mitra perlu memahami detail biaya agar dapat memperkirakan investasi awal secara lebih realistis.

Total biaya yang diperlukan untuk membuat franchise Mixue diperkirakan berkisar Rp700 juta hingga Rp900 juta, yang mencakup berbagai aspek penting seperti biaya franchise, renovasi ruko, hingga bahan baku awal.

Rincian Biaya Awal Franchise Mixue

1. Deposit

Untuk memulai kerja sama, calon mitra wajib menyetorkan deposit sebesar Rp40 juta. Dana ini berfungsi sebagai jaminan komitmen bisnis dan biasanya akan dikembalikan sesuai ketentuan perusahaan.

Deposit ini juga menjadi bentuk keseriusan mitra dalam menjalankan sistem franchise Mixue yang telah ditetapkan. Tanpa deposit, pengajuan waralaba tidak dapat diproses lebih lanjut.

Baca Juga: Franchise Es Teh Solo: Harga Modal & 5 Syarat Ketentuan

2. Biaya Manajemen

Setiap gerai Mixue dikenakan biaya manajemen sekitar Rp18 juta hingga Rp24 juta per tahun. Biaya ini dialokasikan untuk mendukung operasional bisnis, pemeliharaan standar, serta pengembangan sistem yang diterapkan oleh pusat.

Selain itu, biaya manajemen ini juga memastikan gerai tetap mengikuti SOP Mixue dalam hal pelayanan, kualitas produk, dan promosi. Hal ini penting untuk menjaga konsistensi merek di seluruh cabang.

3. Biaya Survey Lokasi

Sebelum membuka gerai, Mixue melakukan survey lokasi dengan biaya Rp2 juta. Survey ini penting untuk menganalisis potensi pasar, aksesibilitas, serta daya tarik lokasi bagi konsumen.

Dengan adanya survey lokasi, mitra mendapatkan masukan strategis agar bisa memilih ruko yang sesuai dengan target pasar minuman kekinian dan ice cream.

4. Biaya Pelatihan

Pelatihan wajib diikuti dengan biaya sekitar Rp3 juta. Program ini meliputi pelatihan operasional, pengelolaan SDM, serta cara menjaga kualitas produk agar sesuai standar pusat.

Melalui pelatihan ini, mitra akan lebih siap menjalankan gerai dengan efisien. Selain itu, knowledge transfer ini membantu meningkatkan keahlian staf dalam melayani pelanggan.

5. Peralatan dan Mesin

Untuk kebutuhan operasional, Mixue menyediakan paket peralatan dan mesin senilai Rp170 juta. Peralatan ini meliputi mesin es krim, blender, cup sealer, hingga perangkat pendukung lainnya.

Investasi pada peralatan sangat penting karena mempengaruhi kualitas produk. Dengan mesin standar pusat, setiap gerai dapat menjaga cita rasa Mixue tetap konsisten.

6. Bahan Baku Awal

Calon mitra juga perlu menyiapkan bahan baku awal sebesar Rp100 juta. Bahan baku ini terdiri dari bubuk minuman, syrup, topping, dan berbagai komponen lain yang digunakan untuk pembuatan menu Mixue.

Ketersediaan bahan baku awal ini memungkinkan gerai beroperasi langsung setelah pembukaan, tanpa harus khawatir kekurangan stok di hari pertama.

7. Estimasi Biaya Renovasi

Biaya renovasi ruko diperkirakan antara Rp200 juta hingga Rp350 juta. Renovasi ini mencakup desain interior, branding, tata ruang, hingga perbaikan fasilitas ruko.

Konsep desain yang seragam memastikan setiap gerai Mixue memiliki brand identity yang kuat. Hal ini penting untuk menciptakan pengalaman konsumen yang konsisten di seluruh lokasi.

8. Sewa Ruko

Sewa ruko juga menjadi komponen biaya besar dengan estimasi Rp75 juta hingga Rp150 juta per tahun. Besaran biaya tergantung pada lokasi, luas, serta potensi trafik pengunjung.

Pemilihan ruko yang strategis, seperti di dekat kampus, perkantoran, atau pusat keramaian, akan meningkatkan customer traffic dan potensi penjualan harian.

Total Estimasi Biaya Franchise Mixue

Jika semua komponen digabungkan, total modal awal yang dibutuhkan berkisar antara Rp700 juta hingga Rp900 juta. Jumlah ini mencakup seluruh kebutuhan dasar mulai dari deposit, peralatan, hingga sewa lokasi.

Dengan persiapan modal yang matang, calon mitra dapat mengelola gerai Mixue lebih efektif dan berpeluang mendapatkan keuntungan lebih cepat.

Cara Mendaftar Franchise Mixue di Indonesia

Mendaftar waralaba Mixue membutuhkan beberapa langkah penting yang harus diikuti calon mitra. Proses ini bertujuan untuk memastikan standar kualitas dan konsistensi merek tetap terjaga di seluruh cabang.

Inilah langkah-langkah yang harus Anda pahami dalam proses pendaftaran franchise Mixue:

1. Konsultasi Awal

Langkah pertama adalah menghubungi pihak Mixue melalui nomor telepon atau WhatsApp resmi yang disediakan. Pada tahap ini, calon mitra bisa melakukan konsultasi kemitraan mengenai biaya, syarat, serta peluang bisnis.

Sesi konsultasi pertama menjadi kunci agar calon mitra memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai sistem franchise, termasuk prospek profit serta resiko yang harus dipertimbangkan.

2. Pengajuan Permohonan

Setelah konsultasi, calon mitra akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran. Formulir ini biasanya mencakup data diri, latar belakang bisnis, serta rencana lokasi gerai yang ingin diajukan.

Pengisian formulir harus dilakukan dengan teliti agar proses verifikasi dapat berjalan lancar. Data yang lengkap akan mempercepat evaluasi oleh pihak manajemen Mixue.

3. Evaluasi dari Manajemen Mixue

Tahap berikutnya adalah evaluasi. Pihak Mixue akan berkoordinasi dengan calon mitra untuk melakukan kajian mendalam mengenai prospek bisnis yang akan dijalankan.

Evaluasi ini mencakup analisis finansial, komitmen calon mitra, serta kecocokan lokasi usaha. Jika kriteria yang ditentukan terpenuhi, langkah berikutnya bisa segera dilakukan.

4. Survey Lokasi

Jika lolos tahap evaluasi, pihak Mixue akan melakukan survey lokasi dengan biaya tertentu. Survey ini bertujuan untuk menilai potensi customer traffic, aksesibilitas, serta kondisi lingkungan sekitar.

Lokasi yang strategis, misalnya di sekitar kampus atau pusat perbelanjaan, memiliki peluang lebih besar untuk disetujui. Hal ini karena lokasi berpengaruh langsung pada potensi penjualan harian.

5. Penandatanganan Kontrak

Apabila lokasi dianggap layak, proses akan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kerja sama. Kontrak ini memuat hak dan kewajiban kedua belah pihak, termasuk terkait biaya manajemen dan standar operasional.

Dengan kontrak resmi, mitra mendapatkan izin legal untuk membuka dan mengoperasikan gerai Mixue menggunakan merek dan sistem yang sudah ditetapkan.

6. Persiapan Gerai

Setelah kontrak ditandatangani, tahap persiapan gerai pun dimulai. Mixue akan membantu dalam proses renovasi ruko, dekorasi sesuai standar brand, serta pelatihan karyawan.

Pelatihan ini mencakup operasional gerai, manajemen stok, hingga pelayanan pelanggan. Sasaran utamanya adalah memastikan seluruh cabang memberikan standar pelayanan yang sama kepada pelanggan.

7. Pembukaan Gerai

Tahap terakhir adalah grand opening atau pembukaan gerai Mixue. Gerai baru bisa mulai berfungsi dan menyambut pelanggan setelah semua persiapan terpenuhi.

Pada tahap ini, biasanya pihak pusat juga mendukung dengan strategi promosi untuk menarik pelanggan awal dan meningkatkan awareness di sekitar lokasi.

Syarat Membuka Gerai Mixue

Sebelum membuka franchise Mixue, calon mitra harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan manajemen pusat. Persyaratan ini dibuat agar setiap gerai memiliki standar operasional dan kualitas yang sama.

Berikut beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi:

1. Lokasi Gerai

Lokasi menjadi syarat paling krusial dalam membuka gerai Mixue. Calon mitra perlu menyiapkan ruko dengan luas minimal 25 meter persegi, lebar sisi minimal 3,8 meter, serta tinggi plafon 2,7 meter.

Selain itu, lokasi juga harus memiliki daya listrik minimal 33.000 watt untuk mendukung penggunaan mesin es krim, blender, dan peralatan lainnya. Dengan adanya standar ini, semua proses operasional dapat berjalan mulus tanpa hambatan teknis.

2. Sumber Air yang Memadai

Setiap gerai Mixue wajib memiliki akses ke sumber air bersih yang memadai. Hal ini sangat penting untuk menunjang proses produksi, kebersihan, serta pemeliharaan peralatan.

Air yang digunakan juga harus sesuai standar kesehatan karena akan berpengaruh langsung pada kualitas minuman kekinian dan ice cream yang dijual kepada konsumen.

3. Memiliki NPWP

Syarat lain yang harus dipenuhi adalah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP dibutuhkan untuk keperluan legalitas dan penandatanganan kontrak kerjasama dengan pihak Mixue.

Selain sebagai syarat administrasi, kepemilikan NPWP juga memperkuat aspek legal compliance sehingga bisnis dapat dijalankan sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.

4. Modal Awal yang Sesuai

Calon mitra juga wajib menyiapkan modal awal sesuai dengan rincian yang sudah ditetapkan. Estimasi modal pembukaan gerai Mixue berkisar Rp700 juta hingga Rp900 juta.

Modal ini mencakup biaya franchise, renovasi ruko, peralatan operasional, hingga bahan baku awal. Dengan kesiapan modal yang matang, gerai dapat beroperasi optimal sejak hari pertama.

Ingin Bisnis Mixue Cepat Balik Modal? Rahasianya di Sini

Membuka franchise Mixue memang peluang besar, tapi tantangan terbesarnya ada pada bagaimana menarik pelanggan sejak hari pertama. Tanpa strategi digital yang tepat, gerai bisa sepi meski lokasinya strategis. Inilah saatnya Anda butuh jasa digital marketing profesional untuk memastikan bisnis Anda dikenal luas di dunia online.

Maknative hadir sebagai partner digital marketing terpercaya yang siap membantu Anda meningkatkan brand awareness, menjangkau lebih banyak konsumen, hingga mengoptimalkan penjualan lewat strategi SEO, iklan digital, dan konten kreatif.

Dengan pendekatan berbasis data, Maknative memastikan bisnis Mixue Anda tidak hanya ramai di awal, tapi juga terus berkembang dalam jangka panjang.

Bagikan ke: